Langsung ke konten utama

울지말아요 .... Jangan hakimi hatiku sesuka hatimu

Jangan hakimi hatiku sesuka hatimu 😭😭😭

Hari ini.... 
Setelah sekian tahun aku kembali merasakan sakit yang sama,  rasa sakit yang bahkan air mata tak bisa menggambarkan bagaimana terlukanya hati dan persaanku.  Aku selalu meyakinkan hatiku bahwa semuaya pasti akan terlupa seiring waktu yang terus berjalan. Akupun selalu meminta di setiap doaku,  meminta agar hatiku dikuatkan.  

Aku tidak pernah ingin menyalahkan siapapun.  Mungkin hatiku yang saat ini memang sedang rapuh dan kemudian di terpa lagi dengan sesuatu yang tak mengenakkan hingga pada akhirnya hati ini hancur dan berantakan.  

Entah kepada siapa aku harus mengeluh, mengadu,  menumpahkan segala beban dihatiku selain Allah swt.  Dan memang aku tak punya siapapun selain Allah di hatiku. Seandainya keyakinan itu tak lagi ada di hatiku,  mungkin sudah lama aku tergoda dengan bisikan setan untuk mengakhiri semuanya dengan bunuh diri.  

Keluarga,  teman....  Mereka memang ada tapi aku tak  memilikinya.  Entahlah...  Aku hanya ingin bilang,  aku menyanyagi kalian.  Dan berharap disaat nanti aku telah tiada,  aku akan selalu ada dalam ingatan kalian.  😢

Komentar

Postingan populer dari blog ini

alasan ngeJOMBLO part 2 (#EdisiCURCOL)

Ini lanjutan dari post sebelumnya yah.... “alasan NGEjomblo” (edisi #GueMauCurcol) Oh iya, bukannya   tidak ada cerita lain yang bisa gue share selain ini, hanya saja gue mau menjelaskan ke orang-orang yang selama ini suka bertanya kenapa gue tidak mau pacaran, kenapa gue betah banget ngejomblo, dan juga buat memberikan kepastian buat mereka yang tidak mau percaya kalau gue hanya pernah pacaran satu kali. Hmmmmm......  #KENAPA gue tidak mau pacaran ? KARENA buat gue pacaran itu Cuma membuang-buang waktu doang. Dan buat gue pribadi daripada gue menghabiskan waktu gue dengan pacaran, jalan bareng pacar ke mall, ke cafe dll. Mending gue manfaatkan waktu gue untuk hal-hal yang lebih berguna. Misalnya saja kan hobby gue menulis, jadi daripada pacaran yah mending gue menulis saja. Selain bisa menyalurkan hobby gue, juga bisa menghasilkan sebuah karya. Seperti novel, cerpen dan juga puisi. Dan juga, gue belum bisa menemenukan alasan kenapa gue harus pacaran. Kalau a...

cerpen kecewa

(  jika kamu ingin aku pergi maka aku akan pergi, tapi satu hal yang harus kamu tahu, di saat aku telah pergi maka pada saat itu pula aku tak akan pernah kembali. Tangisanku hari ini, kekecewaanku saat ini. I.N.G.A.T  kamulah sebabnya. Jangan salahkan aku jika pada akhirnya aku benar-benar berpaling dan tidak mengingatmu lagi. ) “ An_Nisa “Kecewa itu…..” By : An_Nisa Hari itu langkahku terhenti. Orang yang selama ini hilang dalam hidupku, muncul lagi di depanku. Aku ingin berteriak memanggil namanya, tapi entah kenapa hatiku begitu berat untuk mengucap namanya hingga ia berlalu begitu saja di depanku. Hmmmmm,,,,,betapa menyesalnya aku, padahal aku hanya ingin dia tahu bahwa aku sedikitpun nggak tersiksa dengan sikapnya padaku yang sekarang. Terima kasih sudah membuatku seperti ini. Aku nggak bisa berbuat apa-apa selain menyesali semuanya dan melambaikan tanganku padanya. semoga saja dia lebih bahagia dariku. ^_^ Lupakan,,,,,kata itu seolah menjadi bagian dari la...

makalah tentang wasiat

Nama : Anisa Nim : 10300112006 jurusan :Hukum Pidana dan Ketatanegaraan ( UIN Alauddin Makassar )   BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Wasiat adalah amanah yang diberikan seseorang menjelang ajalnya atau dia membuat dan berwasiat dalam keadaan sedang sehat, artinya bukan ketika menjelang ajal.Wasiat dapat dipandang sebagai bentuk keinginan pemberi wasiat yang ditumpahkan kepada orang yang diberi wasiat.Oleh karena itu, tidak semua wasiat berbentuk harta. [1] Adapula wasiat yang berkaitan dengan hak kekuasaan yang akan dijalankan sesudah ia meninggal dunia, misalnya seorang berwasiat kepada orang lain supaya mendidik anaknya kelak, membayar utangnya , atau mengembalikan barang pinjamannya sesudah si pemberi wasiat itu meninggal dunia. Hak kekuasaan yang diserahkan hendaklah berupa harta, hak kekuasaan yang bukan berupa harta tidak sah diwasiatkan. Misalnya menikahkan anak perempuannya karena kekuasaan walisetelah ia meninggal dunia berpinda...