Langsung ke konten utama

Lupa.. 미안합니다


LUPA
By : An_Nisa
Jangan bertanya
Aku tak ingin menjawab
Jangan bercanda
Aku tak ingin tertawa

Jangan berlari
Aku tak ingin mengejar
Jangan menunggu
Aku tak ingin berjalan

Aku bukan pura-pura lupa
Bukan pula sengaja lupa
Akupun tak pernah belajar tentang lupa
Tapi waktu memaksaku untuk lupa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

cerpen kecewa

(  jika kamu ingin aku pergi maka aku akan pergi, tapi satu hal yang harus kamu tahu, di saat aku telah pergi maka pada saat itu pula aku tak akan pernah kembali. Tangisanku hari ini, kekecewaanku saat ini. I.N.G.A.T  kamulah sebabnya. Jangan salahkan aku jika pada akhirnya aku benar-benar berpaling dan tidak mengingatmu lagi. ) “ An_Nisa “Kecewa itu…..” By : An_Nisa Hari itu langkahku terhenti. Orang yang selama ini hilang dalam hidupku, muncul lagi di depanku. Aku ingin berteriak memanggil namanya, tapi entah kenapa hatiku begitu berat untuk mengucap namanya hingga ia berlalu begitu saja di depanku. Hmmmmm,,,,,betapa menyesalnya aku, padahal aku hanya ingin dia tahu bahwa aku sedikitpun nggak tersiksa dengan sikapnya padaku yang sekarang. Terima kasih sudah membuatku seperti ini. Aku nggak bisa berbuat apa-apa selain menyesali semuanya dan melambaikan tanganku padanya. semoga saja dia lebih bahagia dariku. ^_^ Lupakan,,,,,kata itu seolah menjadi bagian dari la...

makalah tentang wasiat

Nama : Anisa Nim : 10300112006 jurusan :Hukum Pidana dan Ketatanegaraan ( UIN Alauddin Makassar )   BAB I PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Wasiat adalah amanah yang diberikan seseorang menjelang ajalnya atau dia membuat dan berwasiat dalam keadaan sedang sehat, artinya bukan ketika menjelang ajal.Wasiat dapat dipandang sebagai bentuk keinginan pemberi wasiat yang ditumpahkan kepada orang yang diberi wasiat.Oleh karena itu, tidak semua wasiat berbentuk harta. [1] Adapula wasiat yang berkaitan dengan hak kekuasaan yang akan dijalankan sesudah ia meninggal dunia, misalnya seorang berwasiat kepada orang lain supaya mendidik anaknya kelak, membayar utangnya , atau mengembalikan barang pinjamannya sesudah si pemberi wasiat itu meninggal dunia. Hak kekuasaan yang diserahkan hendaklah berupa harta, hak kekuasaan yang bukan berupa harta tidak sah diwasiatkan. Misalnya menikahkan anak perempuannya karena kekuasaan walisetelah ia meninggal dunia berpinda...

puisi sedih ( 미안합니다 )

                   Maaf ketika kata perpisahan telah terucap jangan pernah kau berharap ada rasa untuk kembali sakit ini.... rasa patah hati ini iya, memang berat tuk dihapuskan namun dengan Cinta yang kumiliki perpisahan dan patah hati perlahan kan hilang di telan waktu ma'afkan aku.... hatiku masih sama, begitupun cintaku tapi.... sekarang ku hanya bisa menatapmu tanpa menyapa tersenyum tanpa harapan dan menganggapmu masa lalu yang tidak berarti apa-apa jangan tanya kenapa ? kembalimu setelah menghilang sudah cukup menyiksaku tetaplah dengan duniamu dan aku dengan duniaku .....Maaf